niat buruk membawa petaka

Hemm.. Saya mau sedikit curhat, banyak sih sebenernya. Jadi gini ceritanya, cekidot….

Menjelang masuk kuliah kemarin kan harus nyusun KRS (Kartu Rencana Studi) tuh ya. Nah karena dirumah gw ga ada inet, akhirnya gw minta susunin sama temen gw. Ya lumayan lah supaya sekalian ada barengan gitu. Akhirnya jadwal pun disusun sama dia, sebut aja kodok hahahah.. akhirnya tersusun lah jadwal seperti ini :

Mata Kuliah SKS Kelas Hari Jam Ruang
1 SM20-011 – Bahasa Inggris untuk Bisnis II 2 H Kamis 09:30:00 – 11:10:00 3406
2 SM20-021 – Komunikasi Bisnis 2 A Senin 07:30:00 – 09:10:00 3402
3 SM20-035 – Matematika Bisnis II 3 B Rabu 10:30:00 – 13:00:00 6501
6 SM30-012 – TEORI EKONOMI MIKRO (UPM) 2 C Rabu 07:30:00 – 10:00:00 6608
7 SM30-020 – Pengantar Ekonomi Makro 3 G Selasa 10:30:00 – 13:00:00 3306
8 SM30-030 – PENGANTAR MANAJEMEN (UPM) 3 D Senin 10:30:00 – 13:00:00 3303
9 SM30-055 – Pengantar Akuntansi II 2 I Kamis 13:30:00 – 16:00:00 3304
16 SM40-051 – Sistem Informasi Manajemen 2 J Senin 13:30:00 – 15:10:00 6503
54 UM10-040 – Filsafat Ilmu 2 D1 Selasa 13:30:00 – 15:10:00 6205

Nah setelah jadwal tersusun, barulah gw bertanya.

Gw : “Dok, kok jadwal kita ada yang pagi?”

Kodok : “Gapapa biar seger aja kan kalo masih pagi.”

Gw : “Okelah kalo beg beg begitu.”

Kodok : “Yoi men, lagian sekalian gw bisa pacaran sama cewe gw kalo balik siang. heheh.. biasalah anak muda, lo paham kan men? hahah..” (ada yang tersirat di kalimat ini, pasti lo semua paham juga)

Gw : “Ahahah baiklah komandan Kodok, siap. Selamat bersenang-senang hahah..”

Hari pertama kuliah pum dimulai. Hari senin dan masuk jam setengah 8. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, gw pun dengan semangat berangkat pukul 6 pagi. Ternyata, Jakarta hari senin memang tidak bersahabat buat gw. jam setengah 8 teng, gw baru sampai di parkiran kampus. aaaaaaaaa capek banget men, fakdemsyit lah! Nah untungnya, dari 3 matkul hari itu, gw hanya mendapatkan seonggok / sesosok dosen yang ga asik. Rasa letih dalam perjalanan pun sedikit terobati. heheh..

Hari kedua kuliah, Selasa tepatnya. Berangkat jam setengah 10, aman, sampai di kampus masih jam 10.16an lah. Masuk kelas, dan ternyata dosen makro gw adalah dosen yang paling ga asik di kampus a.k.a metode penilaiannya ga asik, cekidot : nilai A, cuma buat Tuhan. B, itu nilai buat saya. C, nah itu nilai yang cocok buat kalian (itu pun yang agak jenius. Nah lo bayangin aja dapet dosen begini, aaaaaaah gila. sial bener hari ini. Kelas makro kelar, langsung menuju tkp filsafat. Untung dosennya enak, ibu-ibu berkerudung, adem deh rasanya ini hati. Padahal dalam hati udah ngedumel juga “astaga, 2 hari 2 dosen killer, ampun ya Allah”.

Hari ketiga, Rabu. masuk pagi berangkat jam 6 lagi, tapi untungnya ga seburuk hari senin, hari Rabu masih cukup bersahabat buat gw. Jalanan lancar, ga ada yang namanya macet. Pokoknya hari rabu Jakarta itiu cantik dah heheh.. Namun petaka itu datang lagi saat gw masuk kelas mikro, dosen seperti dosen makro kembali gw temukan. Astaga naga, mau nangis ini rasanya, sedih amat ini idup dapet duet maut “mikro&makro”. Tapi ya biarlah jalanin aja. Toh denger-denger dosen mikro ini sekarang sudah tak seperti itu lagi (semoga bener, amin amin ya rabbal alamin). Next stop adalah kelas matbis, dan ternyata petaka kembali menghampiri. Dosen yang pelit nilai pun saya temukan (lagi). Bagaimana menurut saudara-saudara sekalian?

Hari keempat, hari terakhir kuliah di minggu ini a.k.a kamis. Bahasa Inggris bisnis II, untung mendapatkan dosen yang objektif. Namun berita buruknya, saking objektifnya doi, doi sama sekali gamau memberi katrolan nilai kepada mahasiswanya. (objektif yang kelewatan menurut gw, hiks………). Hari terakhir, jam terakhir rasanya nikmat banget. Apalagi denger-denger kabar kali ini dapet dosen yang enak, nilai minimal B sama doi, waw sungguh kabar gembira buat gw dan Kodok.  Namun ternyata, dosen yang gw impikan itu pun tak kelak datang. Nestapa dan Petaka kembali menimpa gw. Dosen yang gw impikan dalam bidangnya itu pun ga bisa hadir, dan terpaksa digantikan oleh seseorang lain yang ahli dibidangnya. Namun doi agak kurang baik nilai, yah nestapa nestapa. Gw dan Kodok pun setuju bahwa nasib kita semester ini bener-bener buruk a.k.a DINISTA OLEH ALLAH (karena niat awal yang kurang baik). hahahah..

Ya just share aja buat teman-teman yang lain. Lain kali dalam menjalankan sesuatu hal itu emang harus bismillah serta dilandaskan oleh niat yang baik dan hati yang ikhlas, supaya dapet balesan seperti yang lo harapkan. Gw pun sekarang hanya bisa pasrah dan do the best aja buat diri sendiri. Ya sesekali pun gw masih berharap bahwa keajaiban itu ada dan datang menghampiri gw heheheh..

Cheers!!

Advertisements

4 Responses to “niat buruk membawa petaka”

  1. yasudahlah bung, menangis pun tak ada guna.
    yang tepat adalah pergi keliling kota naik sepeda roda tiga.
    tambah bandrek dan jangan lupa keju mozarella.

    hell yeaaah !

  2. yg penting kita makan di TA pas istirahat mben..

    pesan:parah bgt si doki nicknamenya kodaok :hammer:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: